|
NO TRANSLATION AVAILABLE
Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung pada Jumat malam hingga Sabtu (6/2/2010) dini hari mengakibatkan longsor yang menghancurkan enam rumah di RT 04/RW 07 Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap. Tidak ada korban jiwa. Namun, seorang anak bernama Aril (4) mengalami luka sepanjang 5 sentimeter di kaki karena tertimpa bangunan.
Longsor tersebut terjadi pada Sabtu sekitar pukul 01.30. Waktu itu warga tengah terlelap tidur. "Tiba-tiba terdengar bunyi gemuruh dan rumah bergoyang-goyang kaya gempa. Saya langsung bangun menyelamatkan diri," kata Ani (25), warga yang rumahnya ikut hancur. Di luar rumah penuh debu yang beterbangan dari tebing setinggi 15 meter yang longsor. Tebing di bibir Sungai Cipaganti menutupi sungai dan mengubur sebagian rumah. Sementara itu, air sungai yang terhalang longsoran mencari jalan dan merendam rumah warga hingga hancur. "Ini kejadian yang kedua. Dulu tahun 2008 pernah longsor dan rumah saya hancur. Sekarang hancur lagi," kata Kara Sutisna (44). Para korban mengungsi ke Masjid Al-Furqon. Saat ini Wakil Wali Kota Bandung meninjau lokasi kejadian.(AGP.k)
|